DAERAH

Kalangan Pesantren diajak Sambut Dukungan Pemprov Jabar untuk Pondok Pesantren

SUBANG- Kalangan pesantren diajak memanfaatkan momentum keberpihakan pemerintah provinsi Jawa Barat kepada pondok pesantren, Hal tersebut dikemukakan salah seorang pimpinan PondokbPesantren Pagelaran 3 Subang, H. Ari Al Ghifari dalam penutupan kegiatan pelatihan teknologi inovasi UMKM Pondok Pesantren di kabupaten Subang berakhir belum lama ini, Sabtu (1/12/2018) di Aula utama Pondok pesantren Pagelaran 3 Desa Gardusayang kecamatan Cisalak kabupaten Subang.

Para peserta pelatihan mendapatkan sertifikat pelatihan yang bisa dijadikan bekal ilmu dalam mengarungi bisnis di pesantrennya masing-masing, salah seorang dari majlis pimpinan pondok pesantren Pagelaran 3, H. Ari Al Gifari mengatakan dalam sambutan penutupan acara, ” Kegiatan ini sangat banyak manfaatnya bagi pondok pesantren dalam membangun perekonomian pesantren, dan sebagaimana diketahui banyak program kepesantrenan yang dikomandoi pak Ridwan Kamil,” ungkapnya.

Menurut salah satu cucu mama Pagelaran ini, ada 17 program prioritas untuk pesantren yang digagas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, “Salah satunya adalah program One Product One pesantren dimana 1 pesantren memiliki 1 produk atau karya, dan untuk mencapai hasil yang optimal memang harus didampingi Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Barat,” imbuhnya.

Ari menambahkan Dinas Koperasi Jabar bahkan sudah membuat program-program tersebut, Insya Alloh pada tahun 2019 akan didata pesantren-pesantren yang akan mendapat program pelatihan hingga permodalan usaha kecil menengah dan mikro di lingkungan pondok pesantren.

“Intinya pemerintah ingin memajukan perekonomian pesantren, maka diperlukan pendampingan terutama untuk produk, pengemasan hingga pemasaran oleh dinas terkait, nantinya pesantren yang produktif dalam wirausaha akan diberikan bantuan syaratnya usahanya berkelanjutan, sehingga pesantren bisa hidup dari perekonomiannya sendiri,” katanya.

H.Ari juga mengajak kalangan pesantren untuk segera menyiapkan diri menyongsong era wirausaha yang digagas Gubernur Jawa Barat, dan berharap ketika diberikan modal oleh pemerintah provinsi Jawa Barat telah memiliki kemampuan berwirausaha secara mapan dalam pengelolaan bisnisnya dan profesional.

Pelatihan yang digelar UPTD P3W Dinkop Jabar yang diikuti sekitar 25 perwakilan pesantren ini salah satu bentuk awal perhatian pemprov Jabar kepada pondok pesantren, Ari mengakhiri sambutannya dengan mengajak kalangan pesantren mensyukuri atas perhatian pemerintah saat ini dan berharap pondok pesantren bisa mengambil manfaat dukungan program tersebut.

“Pesantren sangat diperhatikan dan sedang disusun perda keagamaan yang nantinya menjadi payung hukum untuk menyalurkan bantuan bagi pesantren, Kyai dan santri, adanya lembaga pemberdayaan pesantren yang digagas pemprov jabar juga merupakan berkah bagi kemajuan pesantren,” pungkasnya.***

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top