DAERAH

Peringati Harlah ke-94 Nahdatul Ulama, Santri Ponpes Darul Falah Belajar Jadi Penyiar Radio

SUBANG– Peringati Hari lahir ke-94 Nahdatul Ulama, santri pondok pesantren Darul Falah ikuti latihan menjadi penyiar radio, hal ini diungkap pimpinan Ponpes Darul Falah, Ridwan Hartiwan.

“Selain latihan menjadi penyiar, tahlil dan doa bersama dilakukan para santri dan majlis guru pesantren Darul Falah,” ungkapnya.

Menurut Ridwan,” Intinya kami bersyukur menjadi warga nahdiyin, dan selamanya ingin menjadi nahdiyin,” ungkap pria yang juga anggota LTNU PCNU Subang, Sabtu (1/02/2020).

Instruktur pelatihan Tedy Widara yang merupakan jurnalis radio Elshinta mengatakan, dia melatih secara sukarela karena merasa senang ada santri yang mau mendalami jurnalisme radio.

“Bagus dan saya ingin berbagi pengalaman saya bergelut di jurnalisme radio apalagi ara santri disini banyak yang tertarik bergelut di dunia jurnalistik,” ungkap Teddy.

Lebih jauh Kyai Ridwan Hartiwan berharap banyak santri dari ponpes Darul Falah bisa lebih memahami jurnalisme dalam rangka membesarkan NU di bidang jurnalistik khususnya jurnalisme radio.

Selain Teddy, pemateri lainnya yakni Usep H, mantan Jurnalis Koran Sindo dan Ahya Nurdin, mantan Jurnalis Pasundan Ekpress yang membuka wawasan santri dari aspek literasi media.*

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top