DAERAH

Taufik Kembangkan Budidaya Jamur Tiram Juga Berdayakan Puluhan Pemuda Buat Log

JALANCAGAK – Jumlah Petani juga jumlah kubung jamur tiram di Dusun Patrol, simpang dan dusunlainya Desa Tambakmekar Kecamatan Jalancagak Subang terus bertambah, sampai saat ini lebih dari ratusan petani dan kubung jamur tiram yang ada di Desa Tambakmekar.

Selain membuat kubung untuk sarana tenpat penyimpana log yang menghasilkan jamur tiram, juga membuat log besar besaran yang melibatkan puluhan pemuda untuk mengolah bahan dasar sebagai sarana tumbuhnya jamur tiram.

Petani jamur tiram asal Dusun Sukamaju, Taufik Ramdani, mengatakan,” dari awal merintis usaha budidaya jamur tiram sampai saat ini hasil produksi jamur tiram semakin maju dan berkembang pesat, terlihat dengan jumlah sebelumnya hanya puluhan orang, sampai saat ini jumlah petani dan kubung jamur tersebut mencapai ratusan dengan hasil penen jamur tiram mencapai puluhan kintal ,” ungkapnya, kamis (7/11/2019)

“Saya sendiri, selain mengelola kubung yang saya miliki juga mengisi log log keluar desa dan kecamatan diantaranya ke Kecamatan Kasomalang, Cisalak dan kecamatan lainnya.” katanya.

“Alhamdulollah dengan usaha ini, selain menambah penghasilan saya, juga bisa membuka pekerjaan bagi puluhan para pemuda untuk memperoleh penghasilan dengan mengolah ribuan bahan jamur tiram (log),” pungkas.

Sementara Tony, mengatakan, selama musim kemarau yang berkepanjangan, produtifitas jamur untuk beberapa bulan menglalami penurunan, yang biasanya dalam satu log bisa menghasilkan jamur seberat 4 sapai 5 ons pada musim kemarau hanya bisa nencapai 3, 5 ons, jelas ini akan mengurangi jumlah produsifitas jamur tiram, penurunan mencapai 30 %,” ujar Tony kepad Wartasubang, kamis (7/11/2019).

Mengenai pemasaran, sampai saat ini tidak ada kendala, pengepul (bandar) yang kebanyakan dari bandung dan lembang langsung mendatangi tempat tepat hasil jamur yang telah dikemas, hanya saja sampai saat ini sudah bertaun petani jamur di Dusun patrol Khususnya di Desa Tambakmekar kecamatan jalancagak, belum ada bimbingan dan sosialisasi terkait perkembangan kedepannya dari intasi yang terkait,” katanya.

“Berharap, dengan perkembangan dan bertambahnya petani dan kubung jamur tiram khususnya di Desa Tambakmekar Jalancagak selain bisa bisa menghasilkan jamur yang berkualitas juga bisa dikembangkan lebih jauh untuk peningkatan ekonomi juga bimbingan dari intansi yang terkait,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top