DAERAH

Ratusan Mahasiswa STAI MH Pamanukan Ikuti Kuliah Umum

PAMANUKAN – Kuliah Umum di Aula utama Kampus STAI Miftahul Huda Pamanukan diikuti ratusan mahasiswa Selasa, (23/10/2018), kegiatan bertajuk Peran Mahasiswa Dalam Kerukunan Bangsa.

Kuliah tersebut dihadiri Ketua STAI Miftahul Huda Pamanukan, Drs H.Hasanudin, M.Pd.I bersama jajaran petinggi di kampus tersebut, Unsur Muspika kecamatan Tambakdahan dan sejumlah tamu undangan serta dihadiri Anggota DPRD Subang, Nurul Mu’min, SH.

Sementara Harianto, SE, MS.i menjadi narasumber di kampus Islam terbesar di Pantura kabupaten Subang ini, Harianto yang aktivis Gerakan Anak Bangsa (Gerbang) Di daerah Istimewa Yogyakarta memberikan pemaparan soal pentingnya kerukunan antar umat di Indonesia lebih diperjelas dan dipahami kaum milenial.

Usai kegiatan Harianto mengatakan kepada wartawan, jika kapasitas mahasiswa penting, namun diskusi kali ini lebih ditekankan mereka sebagai peserta diskusi dalam kapasitasnya sebagai anak bangsa,” ungkapnya.

“Yang mau kita bangkitkan lagi adalah kapasitas mereka sebagai anak bangsa, bagian dari masyarakat juga manusia dan juga umat beragama juga. jadi diskusi yang harus dihasilkan itu bukan sebatas pengetahuan tapi benar-benar mencari ilmu, ini yang kita sentuh,” katanya.

“Kerukunan itu bukan kebutuhannya mahasiswa tapi kebutuhannya orang hidup, dan ini yang paling mendasar, karena kalau dalam kapasitasnya sebagai mahasiswa biasanya berkuat hanya pada nilai-nilai akademis,” imbuhnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Subang Nurul Mu’min, SH mengatakan jika kegiatan tersebut menurutnya sangat penting untuk menguatkan simpul-simpul kebangsaan di kalangan pemuda dan mahasiswa Indonesia.

“Mahasiswa itu manusia yang paling strategis dalam konteks menjaga kerukunan anak bangsa ini, menjadi garda terdepan menjaga wibawa bangsa dan negara kesatuan Indonesia,” ucap Politisi partai Demokrat Subang ini.

Nurul Mu’min juga berharap kegiatan yang diselenggarakan di STAI Miftahul Huda ini menjadi Embrio dalam menyebarkan spirit kerukunan antar sesama anak bangsa.

Adam Hasyim, Mahasiswa STAI Miftahul Huda mengakui ditengah gejolak bangsa dengan ancaman perpecahan dan disintegrasi kegiatan diskusi kebangsaan menjadi momentum kebangkitan bersama menjaga persatuan bangsa.

” Kami berharap dengan acara ini pemuda khususnya para mahasiswa semakin cerdas dan jangan mudaj terprovokasi juga, menjadi penyejuk dan tidak terbawa arus dan isu yang bertujuan memecah belah bangsa dan negara Indonesia,” pungkasnya.

Ketua STAI Miftahul Huda, Drs. H Hasanudin, M.Pd.I dalam kesempatan tersebut mengapresiasi kegiatan Diskusi umum tersebut, Drs. H Hasanudin, M.Pdi dia berharap, “para mahasiswa bisa mengambil sikap untuk tetap mau menjaga kerukunan bangsa yang diidamkan serta terhindarkan dari provokasi dan isu menyesatkan yang pada akhirnya menjerumuskan bangsa Indonesia kepada jurang perpecahan dan kehancuran Indonesia,” tegasnya.***

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top