DAERAH

Berawal Dari Mimpi, Pemdes Cisalak Resmi Buka Objek Wisata Legok Peuteuy & 6 Saung

CISALAK – Peresmian objek wisata Legok peuteuy di kapung Jati desa kecamatan Cisalak yang memunculkan ciri 6 saung khas budaya sunda yang diperindah dengan situasi pesawahan, dikelilingi pegunungan dan suasana alamnya yang sejuk.

Peresmian objek wisata legok peuteuy tersebut, dihadiri Camat Cisalak Eza Zaithon, Kapolsek Cisalak, Danramil Tanjungsiang, Kepala desa Cisalak Ujang Syamdi, staf desa, tokoh masyarakat dan semua lembga desa Cisalak.

Kepala desa Cisalak Ujang Samdi mengatakan,” awal mula berdirinya ciri khas saung sunda legok petey, berawal dari mimpi dan sebenarnya potensi wisata itu ada, saat itu belum ada penggagas tentang desa wisata,” ungkapnya.

Akan tetapi, potesi itu beda dengan desa lainnya, yang punya potensi desa wisata, ada gunung, lautan, bukit atau curug.

“Sementara kami di desa Cisalak, ada beberapa perbedaan dengan desa yang punya potensi alam, kami punya hamparan sawah dan bisa memandang beberapa gunung, yang tadinya tidak diberdayakan, tapi kami dan semua pihak dan didukung oleh semua RT dan warga masyarakat, alhamdulillah semua bisa terwujud,” imbuhnya.

Berharap, dengan berawal dari mimpi, lokasi objek wisata saung khas legok peuteuy bisa bermanpaat bagi warga masyarakat, khususnya warga masyarakat Cisalak.

“Tujuan kedepan, lebih memajukan perekonomian masyarakat, antuasias warga yang rindu akan akan wisata dengan adanya lokasi ini bisa terobati dan menikmati lokasi ini, selain itu juga dengan adanya tempat saung khas legok peuteuy, lebih ke tempat idukasi, yang bisa dimanpatkan untuk kegiatan seni dan kegiatan keagamaan,” ujar Ujang.

Adapun biaya untuk menata 6 buah saung khas sunda ini, 90 % suadaya masyarakat dan 10 % dari pemerintahan desa, selanjutnya kami akan menganggarkan dari dana desa DD.

Sementara Camat Cisalak Eza Zaithon mengatakan,” dibukanya ojek wisata saung sunda legok peuteuy ini, ini sangat spektakuler dan luar biasa dan saya mengapresiasi dan penghargaan kepada kepala desa Cisalak dan jajarannya yang telah berinopasi yang luar biasa,” ungkapnya.

“Mudah mudahan menjadi daya tarik wisata, mengembangkan potensi wisata budaya berbasis kearipan lokal, jadi motipasi ke desa desa yang lain untuk bisa mengembangkan potensi wisata,” pungkasnya

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top