DAERAH

Gandeng Program OPOP Jabar, BUMIPAS Darul Falah Siap Produksi MASKAMIL

SUBANG – MASKAMIL adalah masker kain semi medis dan non medis yang di produksi unit produksi BLK & Badan Usaha Miliki Pesantren (BUMIPAS).

MASKAMIL merupakan produk merakyat karya santri alumni BLK Komunitas Ponpes Darul Falah Cimanggu Kecamatan Cisalak setelah hampir 1 tahun melaksanakan pelatihan menjahit.

“AlHamdulillah, masker kami siap masuk pasar domestik dan ini kami sekarang didukung program OPOP Pemprov Jabar yang memang mendayagunakan kami pesantren yang belum terbiasa berbisnis,” ungkap Pimpinan Ponpes Darul Falah Desa Cimanggu Kecamatan Cisalak, Kyai Ridwan Hartiwan.

MASKAMIL adalah masker 2 lapis kain yang biasa digunakan kalangan medis yang mana masker ini adalah memiliki kelebihan diantaranya bahan yang tidak membuat pengap namun bisa mencegah penularam droplet virus.

“MASKAMIL itu memiliki bentuk standar, mudah dan ringan dibawa dan hebatnya bukan masker sekali pakai, bisa digunakan berulang setelah terlebih dahulu dicuci, dan talinya tidak mudah lepas atau putus seperti masker medis,” lanjut Ridwan.

Dalam rencana bisnisnya Ridwan membentuk koperasi pondok pesantren (Kopontren) yang akan menaungi kegiatan usaha para santri ini.

“Peluang pengembangan usaha sudah ada dan kami memberdayakan santri di pondok kami karena masih tertinggal dari segi ekonomi dan bisnis, melalui OPOP kami sangat terbantu dalam aspek empoweringnya,” imbuhnya.

Dia menyebut, nama MASKAMIL diambil sebagai nama khas produk maskernya karena merupakan gabungan nama, yakni “masker sempurna”.

“Maksud sempurna adalah karena ditambahkan dengan doa, bisa qunut nazilah atau lainnya, intinya masker produk kami adalah produk pesantren yang tak lepas dari aspek ke-Islaman dan kepesantrenan,” paparnya.

BUMIpas sendiri mengelola berbagai usaha seperti minimarket dan Trading online, pasar jumat dan industri konveksi lokal seperti masker, pakaian dan kerudung dengan tujuan kemandirian ekonomi pesantren.

“Target bisa masuk pasar nasional, punya SNI dan memproduksi masker medis sendiri, kami mohon bimbingan dan arahan saja,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top